Pasuruan, Media Edy Macan – Komandan Kodim 0819/Pasuruan, Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., menghadiri Rapat Koordinasi Penyepakatan Timeline Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Dinasti Isyana, Kompleks Perkantoran Raci Bangil, Jalan Raya Raci KM 9, Desa Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jumat (23/1/2026).
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi sekaligus menyepakati jadwal atau timeline pelaksanaan TMMD Reguler Tahun 2026 yang direncanakan akan dilaksanakan di Desa Wonosari, Kabupaten Pasuruan.
Dalam penyampaiannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa TMMD merupakan program lintas sektoral yang rutin dilaksanakan setiap tahun dengan melibatkan berbagai perangkat daerah. Ia menyebutkan bahwa sejumlah pertemuan yang telah dilakukan sebelumnya merupakan bagian dari tahapan perencanaan, baik untuk program fisik maupun nonfisik, termasuk proses penganggaran oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan.
Adapun rencana kegiatan fisik TMMD Reguler Tahun 2026 meliputi upacara pembukaan dan penutupan, program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), perbaikan jalan poros desa, perbaikan plengsengan, normalisasi saluran sungai, serta rehabilitasi ruang guru.
Sementara itu, kegiatan nonfisik direncanakan meliputi pameran produk unggulan dan pelayanan usaha, sosialisasi wawasan kebangsaan, pengobatan gratis dan layanan keluarga berencana (KB), pembagian sembako bagi lanjut usia, pelatihan membatik, sosialisasi anti narkoba, bantuan bibit padi, layanan pustaka keliling, serta sosialisasi kebencanaan.
Pada kesempatan yang sama, Dandim 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., menyampaikan bahwa meskipun masih terdapat beberapa kendala administrasi di masing-masing bagian, hal tersebut tidak menjadi penghambat utama dalam pelaksanaan TMMD Reguler Tahun 2026.
“Kami Kodim 0819/Pasuruan mohon dukungan dari seluruh pihak agar pelaksanaan TMMD dapat berjalan dengan sukses, karena kegiatan ini menjadi marwah Kabupaten Pasuruan. Kami juga berharap adanya kepastian pelaksanaan kegiatan fisik dan nonfisik, termasuk kemungkinan pelaksanaan pra-TMMD,” ungkapnya.
Dandim menambahkan, apabila masih terdapat kendala administratif maupun teknis lainnya, diharapkan dapat segera diselesaikan dan dilaporkan kepada pimpinan agar tidak menghambat pelaksanaan TMMD di lapangan.

Posting Komentar