Proyek Kabel MyRepublic di Balonggabus Disoal: Tak Pakai APD, Tanpa Surat Tugas, Pekerja Bungkam

 

SIDOARJO, Media Edy Macan  Aktivitas penarikan kabel fiber optik yang dilakukan oleh penyedia layanan internet MyRepublic di Desa Balonggabus, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, memicu keberatan warga setempat. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (9/1/2026) tersebut diduga tidak mengantongi izin resmi serta mengabaikan standar keselamatan kerja.

Kecurigaan warga bermula saat melihat sejumlah pekerja melakukan penarikan kabel di kawasan permukiman tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya. Seorang warga kemudian mencoba menanyakan surat tugas dan perizinan proyek tersebut. Namun, para pekerja di lapangan justru memilih bungkam dan tetap melanjutkan pekerjaan tanpa memberikan penjelasan.

“Kami sudah menanyakan baik-baik soal izin dari desa maupun surat tugas mereka, tetapi para pekerja diam saja dan tidak bisa menunjukkan dokumen apa pun. Ini wilayah kami, tentu kami khawatir jika ada instalasi ilegal tanpa koordinasi,” ujar salah satu warga di lokasi.

Selain persoalan perizinan, warga juga menyoroti aspek keselamatan kerja. Para teknisi terlihat tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap, seperti helm keselamatan, rompi reflektif, maupun tali pengaman saat bekerja di ketinggian. Kondisi ini dinilai berisiko, tidak hanya bagi pekerja, tetapi juga bagi warga yang melintas di sekitar lokasi pengerjaan.

Warga mencatat sejumlah dugaan pelanggaran yang terjadi di lapangan, di antaranya tidak adanya identitas maupun surat tugas resmi yang dibawa oleh pelaksana proyek, ketiadaan izin atau koordinasi tertulis dengan Pemerintah Desa Balonggabus dan Kecamatan Candi, serta pelanggaran standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di area publik.

Atas kejadian tersebut, warga Desa Balonggabus mendesak pihak MyRepublic untuk bertanggung jawab dan melakukan evaluasi terhadap teknisi maupun vendor pelaksana di lapangan. Warga juga meminta Satpol PP Kabupaten Sidoarjo serta pihak Kecamatan Candi agar segera turun tangan dan menindak tegas pemasangan kabel yang diduga dilakukan secara liar tanpa prosedur yang jelas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen MyRepublic belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pelanggaran, bungkamnya pekerja di lapangan, maupun kelengkapan perizinan proyek penarikan kabel di Desa Balonggabus.

Redaksi: Faris
Editor: Mnd

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News