Perkuat Kesejahteraan Masyarakat, Dapur SPPG Hulaan 02 Resmi Diluncurkan di Menganti dengan Dukungan Lintas Sektor


GRESIK, Media Edy Macan Pemerintah Kecamatan Menganti kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program-program pro rakyat melalui Launching Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Hulaan 02 yang digelar di GOR Dwi Utomo, Rabu (28/1/2026).

Program ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui pemenuhan gizi yang layak, sehat, dan berkelanjutan bagi warga Kecamatan Menganti.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat strategis, di antaranya Dr. KH. Mulyadi, M.M. selaku Ketua PCNU Gresik, Bagus Arie Jauh Hari, S.STP. selaku Camat Menganti, Kapten Inf. Didik selaku Danramil Menganti, AKP Arif Rahman, S.Tr.K., S.I.K. selaku Kapolsek Menganti, Suhada selaku CEO 88 Group, serta Pondra Priyo selaku Anggota DPRD Kabupaten Gresik Komisi IV.

Kehadiran unsur Forkopimcam, tokoh agama, dunia usaha, dan legislatif tersebut menjadi simbol kuat sinergi lintas sektor dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat sebagai fondasi utama kesejahteraan sosial.

Dalam sambutannya, Camat Menganti Bagus Arie Jauh Hari, S.STP. menegaskan bahwa Dapur SPPG Hulaan 02 bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk konkret kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

“Program Dapur SPPG ini kami dorong sebagai ikhtiar bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ketika kebutuhan gizi terpenuhi dengan baik, maka kesehatan, pendidikan, dan produktivitas warga akan ikut meningkat. Ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Kecamatan Menganti,” tegasnya.

Sementara itu, keterlibatan Anggota DPRD Kabupaten Gresik Komisi IV menegaskan adanya dukungan kebijakan serta fungsi pengawasan agar program pelayanan gizi ini berjalan tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan sesuai kebutuhan masyarakat.

Ke depan, Dapur SPPG Hulaan 02 diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pusat distribusi makanan bergizi, tetapi juga berkembang menjadi model pelayanan gizi berbasis komunitas yang mampu memperkuat ketahanan sosial, menekan angka stunting, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh di Kecamatan Menganti.

Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, TNI-Polri, tokoh agama, dan sektor swasta ini diharapkan dapat terus diperkuat dan direplikasi di wilayah lain, sehingga program pemenuhan gizi benar-benar menjadi gerakan kolektif demi terwujudnya masyarakat Menganti yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Redaksi: Team
Editor: Mnd

0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News