Berkat Koordinasi dengan Syahbandar, Polsek Benoa Berhasil Temukan Anak Bogor yang Dilaporkan Hilang


DENPASAR, Media Edy Macan — Personel Polsek Benoa berhasil menemukan seorang anak asal Bogor yang dilaporkan kabur dari rumah tanpa izin orang tuanya. Penemuan tersebut berawal dari informasi yang diterima Kanit Reskrim Polsek Benoa, Iptu I Gusti Kade Arimabawa, S.H., M.H., dari Polres Bogor, pada Kamis (29/1/2026) pagi.

Informasi tersebut merujuk pada Laporan Surat Keterangan Orang Hilang (SKOH) Nomor SKOH/242/I/2026/Polres Bogor/Sektor Gunung Putri, tertanggal 28 Januari 2026, terkait seorang anak yang dilaporkan meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya.

Berdasarkan hasil pelacakan, keberadaan anak tersebut terdeteksi berada di sekitar Kawasan Pelabuhan Benoa. Menindaklanjuti hal tersebut, personel Polsek Benoa segera melakukan koordinasi dengan pihak Syahbandar Pelabuhan Benoa untuk memastikan apakah yang bersangkutan tercatat sebagai Anak Buah Kapal (ABK).

Namun, setelah dilakukan pengecekan, nama anak tersebut tidak terdaftar sebagai ABK di kantor Syahbandar. Unit Reskrim Polsek Benoa kemudian melanjutkan penyelidikan hingga akhirnya menemukan anak bernama Mochammad Iklasul Amal Ehran berada di atas kapal milik PT Bandar Nelayan yang sedang berlabuh di Pelabuhan Benoa.

Selanjutnya, anak tersebut dibawa ke Mako Polsek Benoa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan apakah yang bersangkutan menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa anak tersebut berangkat ke Bali setelah melihat iklan lowongan pekerjaan melalui media sosial Facebook dan berkomunikasi dengan seseorang yang mengaku sebagai perekrut ABK kapal.

Berdasarkan pendalaman yang dilakukan petugas, tidak ditemukan indikasi tindak pidana TPPO dalam peristiwa tersebut. Kapolsek Benoa, AKP Muhammad Said Husen, S.I.K., M.H., kemudian memerintahkan Kanit Reskrim untuk segera menghubungi pihak keluarga dan menyampaikan bahwa anak yang dilaporkan hilang telah ditemukan dalam keadaan sehat.

Pada Jumat siang, pihak keluarga datang ke Polsek Benoa untuk menjemput anak tersebut setelah menerima penjelasan dari pihak kepolisian.

Pihak keluarga pun menyampaikan ucapan terima kasih atas respons cepat dan upaya maksimal yang dilakukan oleh personel Polsek Benoa dalam menemukan anak mereka.

Kapolsek Benoa melalui Kanit Reskrim juga mengimbau keluarga agar kejadian serupa tidak terulang kembali, dengan memberikan pembinaan serta pengawasan lebih ketat kepada anak, khususnya terkait tawaran pekerjaan yang tidak jelas asal-usulnya.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Kami mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap modus perekrutan pekerja ilegal melalui media sosial yang berpotensi mengarah pada tindak pidana perdagangan orang,” tegas Kapolsek Benoa.

Redaksi: Team
Editor: Mnd


0/Post a Comment/Comments

Kunjungi Kami
Untuk Kebutuhan
Bisnis Anda
Logo Karya Tenda Logo Partner Baru Logo Imparsial News