Lamongan, Media Edy Macan – Aksi kriminalitas yang menyasar fasilitas umum kembali meresahkan masyarakat di Kabupaten Lamongan. Kali ini, pencurian meteran air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) terjadi di Dusun Semlawang, Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi.
Peristiwa tersebut menimpa kediaman warga bernama Masyhudi, yang mengakibatkan kerugian materiil sekaligus terganggunya pasokan air bersih ke rumahnya.
Pencurian diduga terjadi pada Senin (19/1/2026) dini hari, saat kondisi lingkungan sekitar sedang sepi dan pemilik rumah terlelap tidur. Aksi pelaku terbilang nekat karena dilakukan di kawasan permukiman warga.
Kejadian baru diketahui korban saat waktu subuh. Masyhudi yang hendak menunaikan ibadah salat mendapati air tidak mengalir dari keran rumahnya.
“Awalnya saya kira ada gangguan dari PDAM. Tapi setelah istri saya mengecek ke depan rumah, ternyata meteran air sudah hilang,” ujar Masyhudi saat dikonfirmasi.
Pelaku diduga memotong pipa penyambung secara cepat untuk mengambil unit meteran air yang tercatat atas nama Sulaseh Setyoningsih, istri korban. Akibat pencabutan paksa tersebut, pipa utama mengalami kebocoran cukup parah sehingga air bersih meluber ke jalan dan area depan rumah, menimbulkan genangan.
Meski mengalami kerugian dan pasokan air bersih terhenti, Masyhudi mengaku belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Namun, ia telah berkoordinasi dengan perangkat lingkungan setempat.
“Belum laporan ke polisi, tapi sudah saya laporkan ke RT, Pemerintah Desa, dan juga ke kantor PDAM supaya segera ditangani,” tambahnya.
Langkah tersebut dilakukan agar pihak PDAM dapat segera melakukan penanganan teknis, baik penyegelan pipa maupun pemasangan meteran baru, guna mencegah pemborosan air yang terus mengalir.
Kasus pencurian meteran air PDAM belakangan ini menjadi perhatian karena komponen di dalamnya memiliki nilai ekonomis, terutama material kuningan dan besi. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menambah pengamanan, seperti memasang pelindung besi atau mengunci meteran air secara permanen agar tidak mudah dicuri.
Hingga berita ini diturunkan, lokasi kejadian masih tampak sisa-sisa genangan air. Warga berharap pihak berwenang dapat meningkatkan patroli malam hari guna mencegah terulangnya kejadian serupa di Dusun Semlawang maupun wilayah sekitarnya.

Posting Komentar