Tangerang, Media Edy Macan — Proyek pengecoran jalan lingkungan di RT 07 RW 03, Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, mendapat sorotan tajam dari masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat (LSM). Proyek yang berada di bawah naungan Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman (Perkim) Kabupaten Tangerang tersebut diduga tidak transparan serta berpotensi tidak sesuai spesifikasi teknis.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa pengecoran telah dilakukan di sepanjang gang permukiman warga. Namun, ketika awak media mencoba mengonfirmasi terkait ukuran panjang, lebar, tinggi beton, serta informasi dasar proyek lainnya, konsultan proyek tidak berada di lokasi untuk memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi melalui mandor bernama Nana juga tidak membuahkan hasil, karena ia tidak dapat memberikan jawaban jelas hingga berita ini diterbitkan.
Seorang pekerja di lapangan menyampaikan bahwa ketebalan cor bervariasi, bahkan disebut mencapai sekitar 20 cm. Namun, ketika ditanya apakah ketebalan tersebut dapat dipertanggungjawabkan oleh koordinator lapangan, pekerja tersebut hanya menjawab bahwa hal itu merupakan urusan “bos atau pelaksana”. Ia juga mengakui bahwa para pekerja tidak diberi penjelasan teknis yang memadai terkait detail proyek.
“Tidak ada transparansi, bahkan kami tidak tahu secara pasti ketebalan yang ditetapkan,” ujar salah satu pekerja.
Minimnya informasi proyek di lokasi sangat disayangkan, sebab hal itu bertentangan dengan aturan keterbukaan publik. Setiap proyek pemerintah seharusnya dilengkapi papan informasi yang memuat panjang–lebar–tinggi pekerjaan, nilai kontrak, sumber anggaran, hingga waktu pelaksanaan, sehingga masyarakat dapat melakukan fungsi pengawasan.
Dari hasil investigasi awak media bersama rekannya dari LSM, ditemukan adanya dugaan ketidaksesuaian material dan metode pengerjaan.
“Diduga ada ketidaksesuaian spesifikasi bahan material yang digunakan. Pekerjaan seperti ini wajib diawasi lebih ketat,” tegas salah satu anggota LSM.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak konsultan maupun pelaksana proyek belum memberikan penjelasan resmi terkait spesifikasi teknis serta transparansi diameter dan ukuran pekerjaan yang akurat.

Posting Komentar