Lamongan, Media Edy Macan – Pj Danramil 0812/26 Pucuk, Peltu Dul Kholil, bersama unsur Muspika Pucuk, Dinas Pertanian, serta Kelompok Tani Desa Pasenganploso melaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) Hama Tikus di area persawahan Desa Pasenganploso, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan.
Aksi kolektif ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menjaga kualitas serta kuantitas hasil panen padi. Hama tikus diketahui menjadi salah satu ancaman paling serius bagi petani, khususnya menjelang musim tanam maupun saat tanaman padi mulai berisi.
Peltu Dul Kholil menyampaikan bahwa kegiatan Gerdal merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Lamongan.
“Kami bergerak bersama untuk memastikan lahan pertanian di Pasenganploso aman dari serangan hama. Keberhasilan panen petani adalah keberhasilan kita semua. Karena itu, Babinsa bersama Muspika dan Dinas Pertanian harus selalu hadir untuk memberikan pendampingan dan solusi,” ujar Peltu Dul Kholil di lokasi kegiatan.
Metode pengendalian yang digunakan meliputi teknik pengasapan serta pemasangan umpan beracun di titik-titik rawan sarang tikus. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan aparat, tetapi juga memberikan edukasi kepada Kelompok Tani mengenai pentingnya pengendalian hama secara terpadu, rutin, dan berkelanjutan.
Korwil Pertanian Pucuk, Wawan, S.P., yang turut hadir, mengapresiasi langkah Gerdal ini. Ia menegaskan bahwa keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya para petani, merupakan kunci utama keberhasilan pengendalian hama.
“Tujuan utama Gerakan Pengendalian Hama Tikus ini adalah memutus rantai perkembangbiakan tikus, mengurangi tingkat kerusakan tanaman padi, dan memastikan target produksi pertanian di Kecamatan Pucuk dapat tercapai,” jelasnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan petani Desa Pasenganploso dapat memasuki musim tanam dengan lebih aman dan optimis, serta mampu memperoleh hasil panen yang maksimal.

Posting Komentar