“Jadilah pemuda yang adaptif, kreatif, dan berintegritas. Gunakan kecerdasan, semangat, serta kemampuan untuk membangun negeri ini dari berbagai bidang — baik pendidikan, ekonomi, lingkungan, maupun sosial,” pesan Bupati Subandi.
Ia menambahkan, momentum Hari Sumpah Pemuda ke-97 menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri — sejauh mana kontribusi kita terhadap bangsa.
“Apakah kita sudah menjadi bagian dari solusi, atau justru hanya menjadi penonton di tengah perubahan?” ujarnya.
Bupati Subandi juga menekankan pentingnya memanfaatkan teknologi secara positif.
“Gunakan kecanggihan teknologi untuk hal-hal yang bermanfaat. Gunakan media sosial untuk menyebarkan inspirasi, bukan kebencian,” imbaunya.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh pemuda untuk menyalakan kembali api semangat perjuangan dalam diri masing-masing serta melanjutkan cita-cita luhur para pendiri bangsa dengan langkah nyata. Menurutnya, hal itu bisa dimulai dari hal kecil di lingkungan sekitar, hingga menghasilkan karya besar yang membanggakan negeri.
“Jangan pernah berhenti mencintai Indonesia. Dari cinta itulah lahir pengabdian yang tulus. Mari kita terus bergerak bersama, bergandengan tangan tanpa memandang perbedaan. Bersama, kita bisa membangun Indonesia yang lebih kuat, adil, maju, dan sejahtera,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya.
“Perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekayaan yang memperindah bangsa Indonesia. Dengan persatuan, kita akan mampu menghadapi segala tantangan, sebagaimana para pemuda tahun 1928 yang melampaui perbedaan demi satu tujuan, yakni Indonesia yang bersatu,” ungkapnya.
Editor: Mnd


Posting Komentar